Movie Review “Always”

Aku mau menulis apa hari ini? Adakah hal menarik untuk ditulis? Salah satu blogger aktif, penulis sekaligus pendidik mengatakan bahwa menulislah apa yang disukai dan dikuasai. Menulis apa yang kita lihat, kita dengar ,kita pikirkan dan rasakan. Menulis apa yang kita dapat,dapat dari membaca atau dapat dari melihat kondisi sekitar. Menulis saja, tak usah takut salah ataupun khawatir kalau tulisan kita jelek,tulis saja yang ringan-ringan dulu. Tak usalah harus begini dan begitu.

Beliau juga bilang kalau menulis bukanlah bakat. Tapi ketrampilan yang terus dilatih. Dari yang tidak bisa menjadi bisa. Dari yang bisa menjadi luar biasa🙂
Bisakah aku?Aku sadar diri kalau tulisanku masih jauh dari kata bagus. Tapi,tulis saja apa yang ingin ditulis, dan biarkan apapun yang kita pikirkan berubah menjadi huruf, kata, kalimat yang disebut TULISAN.

Kembali ke awal. Jadi, aku mau menulis apa? bercerita film korea “always” yang aku tonton dua hari yang lalu ataukah menulis hp ku yang menghilang 1 hari dan kembali lagi? Karena kebetulan aku juga membaca majalah “Cinemag” (pinjam dari teman :)) yang salah satunya membahas” how to write a movie review” aku ingin saja mencobanya berdasarkan komponen utama yang ada di movies review. Tapi sebelumnya,apa saja sih komponen utamanya?

1. (M)agnet alias ketertarikan
Misalnya dengan mengemukakan fakta-fakta dasar mengenai film itu sendiri seperti actor/aktris atau sutradara yang terlibat.
2. (O)utline alias plot summary
Bagian ini menjelaskan plot film dalam dua hingga lima kalimat sederhana. Intisari cerita harus dapat membangkitakan imajinasi dalam benak pembaca agar dapat mereka-reka konten apa yang akan mereka lihat.
3. V(Value) alias nilai dari nama-nama yang terlibat.
Menilai penjiwaan actor dan aktris , baik utama ataupun pendukung terhadap karakter –karakter yang mereka perankan dalam film.
4. (I)nterest alias hal-hal yang menarik bagi anda.
Apa yang anda suka atau tidak dari film bersangkutan, seperti karakter, lagu tema, special efek, atau adegan tertentu yang menyita perhatian anda.
5. (E) valuate alias kesimpulan
Simpulkan apakah anda pada akhirnya merekomendasikan film untuk ditonton atau tidak.
6. (S )pecific rate alias penilaian berskala
Berikan rate anda terhadap film bersangkutan, misal 3 dari 5 bintang
(Diambil dari majalah Cinemag edisi Juni 2012,ditulis oleh Witra Asliga)

Now,Let’s try to review the movie “always” that I watched two days ago.

Always

Bagi penggemar korea pasti ngga asing dong dengan nama aktris han hyo joo yang menjadi pemeran utama di brilian legacy, dong yi jewel in the crown yang terkenal itu? dan so ji sub di drama I’m sorry I love you nya? Kedua artis tersebut dipertemukan dalam film always ini. Jung hwa yang diperankan oleh han hyo joo adalah gadis buta dan periang yang bekerja sebagai customer service yang bertemu dengan jang marcelino/Cheol min, mantan petinju, seorang pria misterius yang bekerja sebagai pengantor gallon dan penjaga parkir ditempat jung hwa bekerja.

Awal Pertemuan mereka adalah ketika jung hwa mengunjungi tempat parkir untuk menonton drama favoritnya di Tv ditempat dia bekerja setelah pulang kerja bersama paman penjaga parkir yang pada hari itu sudah digantikan oleh cheol min. Pertemuan mereka mengubah hidup keduanya. Cheol min kembali menjadi petinju handal dan mereka hidup bahagia sebelum pada akhirnya cheol min mengetahui bahwa penyebab kebutaan dan kehilangan orang tua wanita yang dicintainya adalah dirinya sendiri dan bertekad untuk menebus kesalahannya dengan membiayai operasi jung hwa agar bisa melihat lagi walaupun harus mengorbankan nyawanya sendiri.Setelah 2 tahun,mereka dipertemukan kembali tapi jung hwa yang sudah bisa melihat tidak bisa mengenali cheol min, orang yang selama ini dia cari, dia rindukan, dan dia ingin lihat. Dan Cacat yang di derita cheol min membuat dirinya terpaksa membuatnya menghindar dan menghilang. Akankah mereka dipertemukan kembali?

Peran han hyo joo sebagai gadis buta luar biasa (pinjem kata-kata teman – teman SMK🙂 ). Cheol min, mantan petinju yang misterius dan pendiam pun tidak kalah hebatnya. Melihat wajahnya, seperti banyak hal yang dia pikirkan tapi ngga bisa diungkapkan. Tubuhnya yang atletispun sangat menunjang perannya sebagai petinju handal. Adegan yang paling aku suka tapi juga paling sedih menurutku ketika jung hwa tidak bisa mengenali cheol min di rumah sakit, dan hari berikutnya ketika anjing mereka “ding ga” menggonggong terus, menarik narik cheol min tapi yang dikatan jung hwa hanya” maaf, biasanya dia tidak seperti ini” (paling gregetan lihat adegan ini) dan yang terakhir ketika jung hwa menangis keras mengejar mencari cheol min (menurutku seperti perasaan menyesali dirinya yang tidak mengenali cheol min beberapa saat tadi dan perasaan bingung entah harus kemana dia mencarinya). Aku rekomendasikan film ini buat di tonton karena ceritanya ngga bosenin, walaupun sedih tapi ada beberapa adegan lucunya juga di awal – awal. 4 dari 5 bintang buat film ini🙂

Tambahan, tapi ini ngga masuk moview review loh ya? Menonton film ini mengingatkanku dengan novel tere liye “Rembulan tenggelam di wajahmu”

One thought on “Movie Review “Always”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s