Pelajaran Dari Seekor Kupu-kupu

Butterfly

Suatu hari, pada saat sebuah lubang kecil timbul di suatu kepompong seorang pria duduk dan memperhatikan bagaimana seekor bayi kupu-kupu selama berjam-jam berjuang untuk memaksa mengeluarkan badannya melalui lubang tersebut.

Akan tetapi kemudian, proses tersebut berhenti tanpaada kemajuan lebih lanjut. Tampaknya sudah sekuat tenaga dan bayi kupu-kupu tidak bisa bergerak lebih jauh lagi.

Sehingga akhirnya lelaki tersebut memutuskan untuk menolong kupu-kupu itu. Diambilnya sebuah gunting untuk membuka kepompong tersebut. Dan…kupu-kupu tersebut akhirnya keluar dengan mudah. Walau dengan tubuh yang lemah,kecil dan sayap yang mengkerut.

Sang lelaki terus mengamatinya dengan berharap bahwa,suatu saat,sayapnya akan terbuka, membesar dan berkembang agar bisa menyannga tubuhnya dan menjadi lebih kuat.

Ternyata tidak terjadi apa-apa…..!

Dan kupu-kupu tersebut menghabiskan sisa waktunya dengan merangkak beserta tubuhnya yang lemah dan sayap yang mengkerut tidak pernah bisa terbang.

Lelaki baik dan penolong ini tidak mengerti bahwa kepompong yang menjerat maupun perjuangan yang dibutuhkan oleh kupu-kupu untuk dapat lolos melewati lubang kecil adalah cara Allah untuk mendorong cairan tubuh dari kupu-kupu kesayapnya, agar kuat dan siap untuk terbang sewaktu waktu setelah bebas dari kepompongnya nanti.

Perjuangan mutlak dibutuhkan dalam menjalani hidup kita ini. Apabila Allah membolehkan kita hidup tanpa hambatan, itu hanya akan membuat kita lemah.

Kita memohon diberi Kekuatan….

Dan Allah memberikan Kesulitan agar membuat kita Kuat.

Kita memohon agar menjadi Bijaksana…

Dan Allah member kita Masalah untuk diselesaikan.

Kita memohon Kekayaan…

Dan Allah memberikan kita Bakat, Waktu, Kesehatan, dan Peluang.

Kita memohon Keberanian…

Dan Allah memberikan hambatan untuk dilewati.

Kita memohon Rasa Cinta…

Dan Allah memberikan orang-orang untuk di bantu.

Kita memohon Kelebihan…

Dan Allah member kita jalan untuk menemukannya.

“Kita tidak menerima apapun yang kita minta.Akan tetapi kita menerima semua yang kita butuhkan”

 

Kisah ini aku dapat dari file powerpoint yang aku dapat dari teman semasa kuliah dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s